Penyakit Sinusitis Kronik

Berdasarkan lama gejalanya, sinusitis dibagi menjadi sinusitis akut, dan kronik. Bila gejalanya berlangsung di bawah 12 minggu masih digolongkan akut, namun bila keluhan sudah lebih dari 12 minggu maka dikategorikan kronik. Sinusitis kronik umumnya disebabkan oleh sumbatan saluran sinus yang lebih permanen atau berlangsung lama, misalnya alergi, polip, masa tumor atau kelainan anatomi.”

sinusitis1

Dr. Dian menjelaskan, gejala sinusitis adalah hidung tersumbat disertai ingus kental yang seringkali berbau. “Kadang disertai juga dengan penurunan penciuman”. Suhu tubuh dapat meningkat dan penderita seringkali mengeluh rasa sakit kepala.

Gejala sinusitis lainnya yang khas adalah nyeri hebat yang bertambah bila kepala digerakkan. Biasanya letak nyeri berhubungan dengan lokasi sinus yang terlibat. Pada sinusitis maksilaris, misalnya, nyeri dirasakan di bawah kelopak mata, depan telinga maupun gigi. Sinusitis frontalis dapat menimbulkan nyeri di dahi dan di seluruh kepala. Sinusitis etomoidalis menimbulkan nyeri di pangkal hidung, belakang mata dan pelipis, sementara sinusitis sfenoidalis menyebabkan nyeri di belakang mata dan di dekat telinga.

Harus dengan antibiotik

Menghadapi pasien sinusitis, dokter biasanya akan mendengarkan keluhan dan melakukan pemeriksaan fisik pasien. Keluhan pasien biasanya berupa pilek kental, kadang berbau, hidung mampet, penciuman berkurang yang biasanya di sertai sakit kepala atau terasa berat di wajah dan kepala. Pilek yang dirasa umumnya dirasakan berjalan kearah belakang, ke tenggorokan (post nasal drip) yang biasanya berlangsung lebih dari 2 minggu.

Saat ini  pemeriksaan hidung oleh dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorok (THT) sudah dilengkapi bantuan alat diagnostik berupa endoskopi hidung yang disebut nasoendoskopi. Alat ini cukup kecil dan bisa masuk kedalam rongga hidung yang dibagian ujungnya terdapat kamera yang disambungkan ke monitor TV, sehingga baik dokter maupun paisen dapat langsung lihat anatomi bagian dalam hidung.

Dari pemeriksaan ini dapat dilihat jenis dan asal sekret hidung, apa yang terjadi di saluran sinus yang mungkin menjadi penyebab terjadinya sinusitis dan kondisi anatomi lainnya seperti septum deviasi, hipertrofi konka atau hipertrofi adenoid bahkan bila ada masa tumor dapat langsung terdeteksi.

Pada sinusitis pada pemeriksaan nasoendoskopi akan ditemukan sekret kental yang keluar dari muara sinus yang terlibat yang berjalan ke arah belakang hidung atau nasofaring atau disebut post nasal drip. Dari pemeriksaan ini dapat langsung di ketahui pula apa yang menjadi faktor presdiposisi sumbatan di saluran sinus ini, adalah polip, massa tumor atau hanya penyempitan saluran akibat peradangan oleh alergi atau infeksi. Jangan lupa untuk memastikan kondisi gigi geligi terutama gigi belakang atas yang bisa menjadi salah satu penyebabnya. Dengan data di atas sudah cukup untuk menegakkan diagnosis sinusitis.

Posted in Penyakit Sinusitis | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ciri Ciri Penyakit Sinusitis

Sinusitis ditandai dengan pilek yang kental berwarna putih kecokelatan atau kehijauan. Biasanya berlangsung lebih lama. Pasien sinusitis umumnya datang karena pilek yang tidak sembuh-sembuh, tak jarang sudah dengan pengobatan disertai sakit kepala atau terasa penuh di wajah dan hidung mampet, kadang disertai juga dengan penurunan penciuman.

sinusitisGambaran tentang penyakit sinusitis

Menurut Dr. Diana Rosalina, SpTHT, SpTHT dari RSUP Fatmawati Jakarta, sinusitis merupakan istilah untuk peradangan pada rongga sinus. Gejala sinusitis yang menyerupai flu atau sakit kepala seringkali membuat sang penderita kurang menyadari penyakit sinusitis yang dialaminya. Sinusitis hampir selalu membutuhkan pengobatan khusus. Pada keadaan yang lanjut, tidak jarang operasi menjadi pilihan terapi.

Sinus tidak lain adalah rongga di dalam tulang-tulang wajah di sekitar hidung. Tercatat 4 jenis sinus pada manusia yakni sinus maksilaris (di dalam tulang pipi), frontalis (di dahi) dan sfenoid (di belakang sinus etmoid). Masing-masing terdapat di kanan dan kiri. Walau fungsi pastinya masih dalam perdebatan, beberapa teori kedokteran menduga sinus berperan dalam mengatur kondisi udara yang masuk ke saluran napas. Selain itu juga sinus diduga membantu menjaga keseimbangan kepala, meredam perubahan udara di sekitar, membantu resonasi suara serta sebagai penahan suhu.

Sinus yang sehat berisi udara, selain adaya lendir yang dihasilkan selaput dinding. Lendir ini terus menerus diproduksi dan dikeluarkan ke dalam hidung melalui saluran yang tersedia. Sel-sel bersikat di sepanjang dinding dan salurannya aktif bergerak untuk membantu pengaliran lendir. Siklus ini harus tetap berjalan agar keseimbangan di dalam rongga sinus tetap terjaga.

Bila aliran ke dalam hidung terhambat, maka lendir dapat menumpuk dan terperangkap bersama udara di dalam sinus. Sayangnya, tumpukan ini merupakan makanan favorit berbagai bakteri penyebab penyakit. Alhasil, radang dalam rongga sinus (sinusitis) bisa terjadi. Berbagai hambatan mekanik seperti benda asing dan polip hidung, infeksi saluran napas kronik, alergi, serta adanya kelainan otonomi yang mempersempit saluran sinus, dapat mencetus keadaan ini.

Sinusitis pun bisa terjadi melalui mekanisme lain. Infeksi dari gigi, misalnya merupakan salah satu penyebab tersering terjadinya sinusitis. Ini terjadi karena akar gigi belakang ataas kita bisa berada di dasar sinus bahkan masuk ke dalam akar gigi. Bila akar gigi tersebut terinfeksi yang ditandai dengan gigi berlubang, maka infeksi ini dapat meluas hingga ke sinus di atasnya. Sinus yang terlibat karena gigi, hanya sinus maksila. Sinus dapat pula berasal dari penyebab di hidung yang disebut sinusitis rinogen.

Pada ana-anak, sinusitis paling sering disebabkan karena adanya infeksi di tonsil belakang hidung atau adenoid, sehingga ukuran adenoid membesar yang disebut hipertrofi adenoid.

Sinusitis ditandai denga pilek yang kental berwarna putih kecokelatan atau kehijauan. Biasanya berlangsung lebih lama. Pasien sinusitis umumnya datang karena pilek yang tidak sembuh-sembuh, tak jaang sudah dnegan pengobatan disertai sakit kepala atau terasa penuh di wajah dan hidung mampet, kadang disertai juga dengan penurunan penciuman.

Menurut Dr. Diana Rosalina, SpTHT, SpTHT dari RSUP Fatmawati Jakarta, sinusitis merupakan istilah untuk peradangan pada rongga sinus. Gejalanya yang menyerupai flu atau sakit kepala seringkali membuat sang penderita kurang menyadari penyakit sinusitis yang dialaminya. Sinusitis hapir selalu membutuhkan pengobatan khusus. Pada keadaan yang lanjut, tidak jarang operasi menjadi pilihan terapi.

Sinu stidak lain adalah rongga di dalam tulang-tulang wajah di sekitar hidung. Tercata 4 jenis sinus pada manusia yakni sinus maksilars  (di dalam tulang pipi), frontalis (di dahi) dan sfenoid (di belakang sinus etmoid. Masing-masing terdapat di kanan dan kiri. Walau fungsi pastinya masih dalam perdebatan, beberapa teori kedokteran menduga sinus berperan dalam mengatur kondisi udara yang masuk ke saluran napas. Selain itu juga sinus diduga membantu menjaga keseimbangan kepala, meredam perubahan udara di sekitar, membantu resonasi suara serta sebagai penahan suhu.

Sinus yang sehat berisi udara, selain adaya lendir yang dihasilkan selaput dinding. Lendir ini terus menerus diproduksi dan dikeluarkan ke dalam hidung melalui saluran yang tersedia. Sel-sel bersikat di sepanjang dinding dan salurannya aktif bergerak untuk membantu pengaliran lendir. Siklus ini  harus tetap berjalan agar keseimbangan di dalam rongga sinus tetap terjaga.

Bila aliran ke dalam hidung terhambat, maka lendir dapat menumpukdan terperangkap bersama udara di dalam sinus. Sayangnya, tumpukan ini merupakan makana favorit berbagai bakteri penyebab penyakit. Alhasil, radang dalam rongga sinus (sinusitis) bisa terjadi. Berbagai hambatan mekanik seperti benda asing dan polip hidung, infeksi saluran napas kronik, alergi, serta adanya kelainan otonomi yang mempersempit saluran sinus, dapat mencetus keadaan ini.

Sinusitis pun bisa terjadi melalui mekanisme lain. Infeksi dari gigi, misalnya merupakan salah satu penyebab tersering terjadinya sinusitis. In terjadi karena akar gigi belakang  ataas kita bisa berada di dasar sinus bahkan msauk ke dalam akar gigi. Bila akar gigi tersebut terinfeksi yang ditandai dengan gigi berkubang, maka infeksi ini dapat meluas hingga ke sinus di atasnya. Sinus yang terlibat karena gigi, hanya sinus maksila. Sinus dapat pula berasal dari penyebab di hidung yang disebut sinusitis rinogen.

Pada ana-anak, sinusitis paling sering disebabkan karena adanya infeksi di tonsil belakang hidung atau adenoid, sehingga ukuran adenoid membesar yang disebut hipertrofi adenoid.

 

Posted in Penyakit Sinusitis | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Sinusitis

penyebab sinusitisApabila infeksi virus pada saluran pernapasan bagian atas sering kambuh dan tidak segera diobati secara tuntas menyebabkan sinusitis akut. Didalam tubuh manusia terdapat bebrapa jenis bakteri yang dalam keadaan normal tidak menimbulkan penyakit. Tetapi jika sistem pertahanan tubuh menurun atau drainase dari sinus tersumbat akibat pilek atau infeksi virus lainnya, maka bakteri yang sebelumnya tidak berbahaya akan berkembang biak dan menyusup kedalam sinus, sehingga terjadilah infeksi sinusitis akut.

Kadang infeksi jamur juga bisa menyebabkan sinusitis akut. Sinusitis akut lebih sering terjadi pada penderita gangguan sistem kekebalan tubuh dan penderita kelainan sekresi lendir, misalnya fibrosisi kistik. Sedangkan penyebab sinusitis kronis adalah asma dan penyakit alergi.

Sinusitis juga dapat menyerang perokok. Asap rokok dapat merangsang organ disekitar hidung. Hal ini menyebabkan terjadinya iritasi sehingga presentasi kemungkinan timbulnya sinusitis lebih besar dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.
Penderita alergi dan pilek yang berlangsung lama mudah terkena sinusitis.

Peradangan didalam tenggorokan dan hidung dapat disebabkan oleh perubahan mendadak pada temperatur dan kelembaban udara. Tentu saja peradangan ini dapat merambat ke dalam sinus. Orang dengan kelainan bentuk penyekat rongga hidung, penderita asma, penderita influenza, penderita infeksi pada gigi, pada orang-orang yang tinggal di udara kering, sangat rentan terhadap serangan sinusitis.

Untuk mencegahnya, hindari stres dan depresi karena akan menurunkan daya tahan tubuh. Meredakan stres bisa dilaukan dengan berolahraga secara teratur. Istirahat yang cukup agar tubuh tidak kelelahan. Perbaiki pola makan yang buruk dengan memperhatikan gizi dan nutrisinya, sehingga daya tahan tubuh cepat meningkat. Konsumsilah buah-buahan dan sayur-sayuran yang segar.

Hindarilah minuman dingin dan beralkohol serta makanan yang mengandung zat pengawet dan pewarna berbahaya. Gunakan air hangat untuk mengompres bagian sinus hidung. Tindakan operasi pada sinus hidung adalah upaya pengobatan yang terakhir setelah terapi lainnya mengalami kegagalan.

Posted in Penyakit Sinusitis | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Sinusitis Hidung

Sinusitis adalah inflamasi sinus, istilah yang hanya digunakan untuk sinus pranasal. Penyakit ini dapat akut atau kronik. Sinusitis akut seringkali merupakan sekuela infeksi saluran napas atas, misalnya demam salsema (common cold), tetapi juga dapat terjadi akibat masalah gigi. Sinusitis kronik dapat terjadi akibat ventilasi sinus yang kurang memadai akibat obstruksi hidung, atau timbul setelah sinusitis akut.

Sinusitis dapat diatasi secara konservatif, misalnya dengan pemberian antibiotik, dekongestan okal, dan kortikosteroid. Jika upaya konservatif gagal, tersedia sejumlah prosedur beda (misalnya pembilasan sinus, pembedahan septum).
Penyakit ini adalah penyakit peradangan rongga hidung yang mengganggu atau menghambat aliran udara ke dalam rongga hidung atau keluarnya mukus (cairan) hidung keluar dari hidung. Misalnya mengerasnya ingus yang keluar dari hidung, obat antohistamin, penyakit tertentu, atau kurangnya kelembaban udara.

Adanya hambatan dalam rongga hidung ini menyebabkan mukus hidung (ingus) tidak bisa keluar dari hidung. Mukus yang berkumpul merupakan lahan yang subur untuk pertumbuhan bakteri. Akibatnya timbullah peradangan.  Sinusitis dapat diatasi dengan pemberian antibiotik oleh dokter. Pencegahan dilakukan dengan menghindari faktor-faktor yang menyebabkan sinusitis.

Posted in Penyakit Sinusitis | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pengobatan Sinusitis

Diagnosis penyakit sinusitis di tegakkan berdasarkan gejala-gejala yang muncul, rontgent sinus, dan hasil pemeriksaan fisik. Untuk menentukan luas dan beratnya sinusitis, bisa dilakukan pemeriksaan CT-Scan. Pada sinusitis silaris dapat dilakukan pemeriksaan rontgent gii untuk mengetahui adanya abses gigi.

Pengobatan yang dapat dilakukan pada sinusitis tergantung dari parahnya sinus tersebut.

Sinusitis Akut
Untuk sinusitis akut biasanya diberikan :

  • Dekongestan untuk mengurangi penyumbatan
  • Antiotik untuk mengendalikan infeksi bakteri
  • Obat pereda nyeri untuk mengurangi rasa nyeri

Dekongestan dalam bentuk tetes hidung atau obat semprot hidung hanya boleh dipakai selama waktu yang terbatas karena pemakaian dalam kurun waktu yang panjang bisa menyebabkan penyumbatan dan pembengkakan pada saluran hidung. Untuk mengurangi penyumbatan, pembengkakan dan peradangan  bisa diberikan obat semprot hidung yang mengandung steroid.

Sinusitis Kronis
Untuk mengatasi sinusitis kronis maka akan diberikan antibiotik dan dekongestan. Untuk mengurangi peradangan biasanya diberikan obat semprot hidung yang mengandung steroid. Jika sinusitis tergolong berat, maka akan diberikan steroid per-oral.

Hal-hal berikut dapat dilakukan untuk mengurangi rasa tidak nyaman yang timbul akibat sinusitis :

  • Menghirup uap dari sebuah vaporizer atau semangkuk air panas.
  • Obat semprot hidung yang mengandung larutan garam
  • Kompres hangat didaerah sinus yang terkena

Jika tidak dapat diatasi dengan pengobatan tersebut, maka satu-satunya jalan untuk mengobati sinusitis kronis adalah melalui pembedahan. Teknik pembedahan yang sekarang ini banyak dilakukan adalah pembedahan sinys endoskopik fungsional.

Pada anak-anak, keadaannya sering kali membaik setelah dilakukan pengangkatan adenoid yang menyumbat saluran sinus ke hidung. Pada penderita dewasa yang juga memiloiki alergi kadang ditemukan polip pada hidungnya. Polip tersebut sebaiknya diangkat sehingga saluran udara terbuka dan gejala sinus berkurang.

Posted in Penyakit Sinusitis | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Sinusitis Adalah

Sinusitis adalah suatu infeksi yang mengenai daerah sinus atau rongga udara didaerah muka, hidung dan dahi. Sinusitis bisa bersifat akut, bila berlangsung selama 3 minggu atau kurang, atau kronis, bila berlangsung selama 3-8 minggu tetapi dapat berlanjut hingga berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun.

Penyebab sinusitis akut adalah :

  • Infeksi virus. Sinusitis akut bisa terjadi setelah ternetuknya suatu infeksi virus pada saluran pernapasan bagian atas (misalnya flu, pilek)
  • Bakteri. Didalam tubuh manusia terdapat beberapa jenis bakteri yang dalam keadaan normal tidak berbahaya, misalnya (streptococcus pneumoniae, haemophilus influezae). Namun jika sistem pertahanan tubuh menurun atau drainase sinus tersumbat akibat pilek atau infeksi virus lainnya, maka bakteri yang sebelumnya tidak berbahaya akan berkembang biak dan menyusup ke dalam sinus sehingga terjadi sinus akut.
  • Infeksi jamur. Kadang infeksi jamur bisa menyebabkan sinusitis akut, contohnya jamur aspergillus . Aspergillus merupakan jamur yang bisa menyebabkan sinusitis pada penderita yang mengalami gangguan sistem kekebalan, atau bisa juga sinusitis terjadi sebagai reaksi alergi terhadap jamur.
  • Komplikasi peradangan yang lama. Beberapa keadaan peradangan yang berlangsung lama karena reaksi alergi dapat menyebabkan sinusitis. Pada penderita rinitis alergika bisa terjadi sinusitis akut. Demikian pula halnya pada penderita rinitis vasomotor.
  • Penyakit tertentu. sinusistis akut lebih sering terjadi papda penderita gangguan sistem kekebalan dan penderita kelainan sekresi lendir (misalnya fibrosis kistik)

Sementara itu penyebab sinusitis kronis :

  • Asma
  • Penyakit alergi (misalnya rinitis alergika)
  • Gangguan sistem kekebalan atau kelainan sekresi maupun pembuangan lendir.

Gejala khas kelainan pada sisus adalah sakit kepala yang dirasakan ketikan penderita bangun tidur. Sinusitis akut dan kronis memiliki gejala yang sama, yaitu nyeri tekan dan pembengkakan pada sinus yang terserang penyakit iini, tetapi ada gejala tertentu yang timbul berdasarkan sinus yang diserang:

  • Sinusitis maksilaris menyebabkan nyeri pipi, tepat di bawah mata, sakit gigi dan sakit kepala
  • Sinusitis frontalis menyebabkan sakit kepala di dahi
  • Sinusitis etmoidalis menyebabkan nyeri dibelakan dan diantara mata, serta sakit kepala di dahi. Peradangan sinus etmoidalis juga bisa menyebabkan nyeri bila dipinggiran hidung ditekan, berkurangnya indera pnciuman, dan hidung tersumbat.
  • Sinusitis sfenoidalis menyebabkan nyeri yang lokasinya tidak dapat dipastikan dan bisa dirasakan di puncak kepala bagian depan maupun belakang, terkadang menyebabkan sakit pada bagian telinga dan leher.
  • Selain itu, gejala seperti tidak enak badan, letih, lesu, batu yang bisa memburuk pada malam hari, hidung meler atau tersumbat, demam dan menggigil (yang mengindikasikan bahwa infeksi telah menyebar ke luar sinus), serta selaput lendir hidung tampak merah, membengkak, dan bisa mengeluarkan nanah berwarna kuning, atau hijau.

 

Posted in Penyakit Sinusitis | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Pencegahan Sinusitis

Apabila infeksi virus pada saluran pernapasan bagian atas sering kambuh dan tidak segera diobati secara tuntas menyebabkan sinusitis akut. Didalam tubuh manusia terdapat bebrapa jenis bakteri yang dalam keadaan normal tidak menimbulkan penyakit. Tetapi jika sistem pertahanan tubuh menurun atau drainase dari sinus tersumbat akibat pilek atau infeksi virus lainnya, maka bakteri yang sebelumnya tidak berbahay akan berkembang biak dan menyusup kedalam sinus, sehingga terjadilah infeksi sinusitis akut.
Kadang infeksi jamur juga bisa menyebabkan sinusitis akut. Sinusitis akut lebih sering terjadi pada penderita gangguan sistem kekebalan tubuh dan penderita kelainan sekresi lendir, misalnya fibrosisi kistik. Sedangkan penyebab sinusitis kronis adalah asma dan penyakit alergi.

Sinusitis juga dapat menyerang perokok. Asap rokok dapat merangsang organ disekitar hidung. Hal ini menyebabkan terjadinya iritasi sehingga presentasi kemungkinan timbulnya sinusitis lebih besar dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.

Penderita alergi dan pilek yang berlangsung lama mudah terkena sinusitis. Peradangan didalam tenggorokan dan hidung dapat disebabkan oleh perubahan mendadak pada temperatur dan kelembaban udara. Tentu saja peradangan ini dapat merambat ke dalam sinus. Orang dengan kelainan bentuk penyekat rongga hidung, penderita asma, penderita influenza, penderita infeksi pada gigi, pad aorang-orang yang tinggal di udara kering, sangat rentan terhadap serangan sinusitis.

Untuk mencegahnya, hindari stres dan depresi karena akan menurunkan daya tahan tubuh. Meredakan stres bisa dilaukan dengan berolahraga secara teratur. Istirahat yang cukup agar tubuh tidak kelelahan. Perbaiki pola makan yang buruk dengan memperhatikan gizi dan nutrisinya, sehingga daya tahan tubuh cepat meningkat. Konsumsilah buah-buahan dan sayur-sayuran yang segar.
Hindarilah minuman dingin dan beralkohol serta makanan yang mengandung zat pengawet dan pewarna berbahaya. Gunakan air hangat untuk mengompres bagian sinus hidung. Tindakan operasi pada sinus hidung adalah upaya pengobatan yang terakhir setelah terapi lainnya mengalami kegagalan.

Posted in Penyakit Sinusitis | Tagged , , , , , | Leave a comment

Penyakit Sinusitis dan Gejala Sinusitis

Sinusitis berasal dari kata sinus yang berarti rongga dan itis yang berarti radang. Jadi, sinusistis berarti adanya peradangan pada sinus yang terletak di samping kanan, kiri bawah, dan bagian atas rongga hidung. Sinus adalah rongga kosong dalam tulang tengkorak kepala kita pada daerah sekitar hidung ini berfungsi untuk mengalirkan lendir ke rongga hidung.

Dalam keadaan normal aliran lendir kedalam rongga hidung tidak menimbulkan rasa apapun. Akan tetapi, apda beberapa gangguan tertentu , rongga-rongga ini bisa tersumbatsehingga cairan tidak bisa keluar atau mengalir ke rongga hidung. Hal ini menyebabkan terkumpulnya lendir di rongga diantaranya dipipi dan di dahi.

Sinusitis bisa terjadi pada salah satu keempat sinus yang ada yaitu sinus maksilaris yang terletak di bagian samping kanan dan kiri hidung, sinus frontalis yang terletak di dahi bagian depan antara kedua mata, sinus etnoidalis dan sfenoidalis terletak agak ke belakang, Sinusitis ini bersifat akut (berlangsung selama tiga minggu atau kurang) mauun kronis yang berlangsung selama 3-8 minggu dan dapat berlanjut sampai berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

Gejala sinusitis ini biasanya di tandai dengan batuk, hidung seperti tersumbat , pilek bernanah dan berlendir berwarna kuning kehijauan, berbau tidak sedap serta rongga hidung memerah.

Infeksi yang terus menerus terjadi akan membuat rongga hidung membuat rongga hidung menyempit seperti tertutup, sehingga penderita sulit mengeluarkan ingus. Akibatnya muncul rasa sakit yang menusuk dari dalam sampai bagian atas gigi dan tentu saja sangat menyiksa.

Penyakit sinusitis biasanya disebabkan oleh infeksi, baik infeksi virus maupun infeksi mauoun alergi menyebabkan cairan pada sinus tidak dapat dialirkan secara baik sehinga bakteri dan virus tumbuh dan berkembang dalam sinus. Akibatnya terjadilah sinusitis dengan berbagai gejalanya.

Posted in Penyakit Sinusitis | Tagged , , , , , | Leave a comment

Penyakit Sinusitis

Sinusitis berasal dari kata sinus yang berarti rongga dan itis yang berarti radang. Jadi, sinusistis berarti adanya peradangan pada sinus yang terletak di samping kanan, kiri bawah, dan bagian atas rongga hidung. Sinus adalah rogga kosong dalam tulang tengkorak kepala kita pada daerah sekitar hidung ini berfungsi untuk mengalirkan lendir ke rongga hidung.
Dalam keadaan normal aliran lendir kedalam rongga hidung tidak menimbulkan rasa apapun. Akan tetapi, apda beberapa gangguan tertentu , rongga-rongga ini bisa tersumbatsehingga cairan tidak bisa keluar atau mengalir ke rongga hidung. Hal ini menyebabkan terkumpulnya lendir di rongga diantaranya dipipi dan di dahi.

Sinusitis bisa terjadi pada salah satu keempat sinus yang ada yaitu sinus maksilaris yang terletak di bagian samping kanan dan kiri hidung, sinus frontalis yang terletak di dahi bagian depan antara kedua mata, sinus etnoidalis dan sfenoidalis terletak agak ke belakang, Sinusitis ini bersifat akut (berlangsung selama tiga minggu atau kurang) maupun kronis yang berlangsung selama 3-8 minggu dan dapat berlanjut sampai berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

Gejala sinusitis ini biasanya di tandai dengan batuk, hidung seperti tersumbat , pilek bernanah dan berlendir berwarna kunign kehijauan, berbau tidak sedap serta rongga hidung memerah.
Infeksi yang terus menerus terjadi akan membuat rongga hidung membuat rongga hidung menyempit seperti tertutup, sehingga penderita sulit mengeluarkan ingus. Akibatnya muncul rasa sakit yang menusuk dari dalam sampai bagian atas gigi dan tentu saja sangat menyiksa.
Penyakit sinusitis biasanya disebabkan oleh infeksi, baik infeksi virus maupun infeksi maupun alergi menyebabkan cairan pada sinus tidak dapat dialirkan secara baik sehingga bakteri dan virus tumbuh dan berkembang dalam sinus. Akibatnya terjadilah sinusitis dengan berbagai gejalanya.

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Pengobatan Sinus

Untuk menghindari penyakit Sinus, orangtua si penderita harus pula menghindari proses infeksi atau radang pada saluran pembuangan lendir. Radang ini berasal dari adanya sumbatan pada sekat hidung bengkok dan alergi terhadap suatu zat alergen, misalnya debu rumah yang mengandung sisa-sisa tungau atau udara dingin. Zat-zat alergen yang mengakibatkan pembengkakan mukosa hidung, kemudian produksi lendir yang kental mengakibatkan terjadinya sumbatan, yang mengganggu drainase dan menjadi infeksi.

Si penderita di anjurkan agar banyak tidur, istirahat yang cukup dan udara segar amat penting dalam perawatan masalah sinusitis ini. Penderita hendaknya menghindari penggunaan parfum dan minyak rambut beraroma kuat. Penderita harus memperbaiki diet yang salah dalam masa pencegahan ini. Penderita hendaknya mengambil diet yang seimbang.
Kebanyakan orang dengan masalah sinus juga mengalami penderitaan karena keasaman. Karena itu makanan mereka harus mengarah ke sisi basa. Asupan garam harus dikurangi menjadi minimum, karena garam menyebabkan akumulasi air dalam jaringan dan memaksa keluar kalsium dari tubuh. Ketika gangguan sinus sudah berkembang, sebaiknya penderita memperoleh vitamin A dalam dosis cukup. Vitamin juga terbukti bermanfaat dalam pengobatan sinusitis dan pendrita hendaknya mengkonsumsi sayuran serta vitamin ini setiap hari dalam dosis masing-masing 500g

Bila penderita mendapat obat, maka obat itu harus adekuat, cukup lama dan dengan dosis yang tepat. Bila tidak, penyakit ini tidak sembuh dalam waktu segera, walaupun sudah mendapatkan obat antibiotik yang adekuat. Hal ini karena timbul jaringan polypoid yang menghalangi drainase atau menyumbat drainase sinus sehingga memudahkan terjangkitnya kembali sinusitis yang pernah diidapnya.

Operasi untuk meniadakan penyakit ini sama sekali tidak menyakitkan. Penyumbatan hidung dilakukan hanya pada saluran pembuangan lendir sinus. Dengan demikian ada syarat-syarat tertentu agar anak bisa sembuh dan pembuangan lendir itu tetap terjaga keadaanya. Demikian pula di antara beberapa penyakit, anak berbahaya yang perlu mendapat penangan secara lebih hati-hati
Salah satu solusi yang paling efektif untuk masalah sinus adalah makanan rempah-rempah pedas seperti bawang putih dan bawang merah yang cenderung membongkar sumbatan, mukosa sepanjang saluran pernapasan. Hendaknya dimulai dengan dosis ringan dan meningkat secara bertahap.
Hasil yang bermanfaat juga dapat dicapai dengan menambahkan ramuan tersebut dalam jumlah sedang pada menu makanan sehari-hari. Jus wortel digunakan secara terpisah atau dicampur dengan air perasan bit dan mentimun atau dengan jus bayam sangat bermanfaat dalam pengobatan penyakit sinus. Proporsinya masing-masing adalah 100 ml jus bit dan mentimun atau 500 ml jus bayam di campur dengan 500 ml jus wortel.

Posted in Penyakit Sinusitis | Tagged , , , , , , | Leave a comment